Search This Blog

Loading...

Tuesday, December 17, 2013

BAB IX KEKUATAN SOSIOKULTURAL

Kekuatan Sosiokultural
“Berbicara mengenai perbedaan budaya diantara bangsa-bangsa Eropa..Tidak baik hanya memusatkan perhatian pada persamaan dan kepentingan bersama lalu mengharapkan bahwa segala sesuatunya akan beres dengan sendirinya. Kita harus mengakui perbedaan – perbedaan itu dan bekerja dengannya” (Dr. Allan Hjorth)

Enam Nasihat Berharga Untuk Melakukan Bisnis Lintas Budaya

Adapun enam nasihat berharga berikut ini akan membantu :
1.      Lakukanlah persiapan.
2.      Jangan terburu – buru
3.      Bangkitkan kepercayaan
4.      Memahami pentingnya bahasa
5.      Menghormati budaya
6.      Memahami unsur – unsur budaya

BAB VIII KEKUATAN FISIK DAN LINGKUNGAN

Lihat ke sebuah peta dunia seluas mungkin. Pada pandangan pertama,peta itu tampak seperti tumpukan garis garis,warna,dan nama-nama asing. Teruslah melihat dan mempelajarinya sehingga dengan menyebutkan suatu kota,negara atau sungai memungkinkan anda untuk bisa ditemukan dengan sefera di peta itu. Mereka yang menaruh perhatian terhadap pemasaran luar negeri harus sebagai dasar mengetahui geografi ekspor seperti mengetahui jalan-jalan di sekitar rumah mereka” ( Henry deschampneufs,selling overseas)

Mengapa Swiss membuat Jam

Untuk memahami mengapa demikian pertimbangkanlah hal-hal berikut ini:
  1.  Sebagian besar daerah datar
  2. Swiss dekat dengan dataran rendah yang berpenduduk padat di Eropa  Barat
  3. Transportasi melalui pergunungan untuk memasarkan barang-barang ini   relative mahal dan 
  4. Swiss secara praktis tidak memiliki sumber_sumber mineral.
Salah satu cara untuk mengatasi kekurangan sumber_sumber bahan baku lokal dan biaya transportasi yang tinggi adalah dengan mengimpor barang baku dalam jumlah kecil, memberikan nilai tambah yang tinggi dan mengekspor produk jadi yang ringan.

BAB VI KEKUATAN KEUANGAN DAN PENGARUHNYA DALAM BISNIS INTERNASIONAL



Sebuah Big Mac Mampu Menghadapi fluktuasi Kurs Valuta Asing

McDonald's (Jepang) mengimpor banyak barang yang digunakan di restorannya di Jepang, termasuk bahan kentang goreng, kertas tissue, serta beberapa bahan -yang digunakan untuk membuat hamburger BigMac yang terkenal, seperti daging burger dan rot burger bertabur biji wijen.
Oleh karena itu, di awal tahun 1997, ketika nilai yen mencapai titik terendah dalam 44 bulan terakhir terhadap dolar AS, dad 80 ¥ per 1 USD menjadi 122 ¥, diperkirakan bahwa biaya dalam yen untuk impor akan membengkak, sehingga memaksa. McDonald's menaikkan harga Big Mac ke pelanggannya.