Posts

Showing posts with the label Materi Kuliah Bisnis Internasional

Strategi Adaptasi Budaya KFC di Pasar Tiongkok (China)

Persaingan dunia bisnis internasional di era globalisasi semakin berkembang pesat. Ini dibuktikan dengan adanya persaingan yang kompetitif diantara para aktornya yaitu perusahaan-perusahaan multinasional (MNCs). Salah satunya adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan makanan dan minuman yaitu KFC (Kentucky Fried Chicken). KFC merupakan salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang restoran cepat saji yang berpusat di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat. KFC adalah rantai restoran cepat saji terbesar di dunia dengan produk khasnya ayam goreng (Deng, 2011). KFC merupakan salah satu anak cabang dari perusahaan Yum! Brands Inc, dalam hal unit-unit sistem memiliki sekitar 38.000 cabang restoran yang tersebar ke seluruh dunia, lebih dari 110 negara dan kawasan (Website Yum! Brands, 2012). Dari ke 110 negara tersebut yang menjadi salah satu tujuan ekspansi KFC adalah negara Tiongkok (China). Pada tahun 1990-an, industri makanan cepat saji di pasar Tiongkok mengalam...

MANAJEMEN RANTAI PASOKAN INTERNASIONAL

A.    Latar Belakang Ibarat roda tanpa rantai. Hubungan internasional tidak akan berjalan tanpa aktor di dalamnya.  Di sini, rantai diibaratkan sebagai aktor dan roda merupakan kepentingan yang membutuhkan “penggerak” dan “pengikat” antara kepentingan satu dengan yang lain agar terkontrol dengan baik. Sederhananya, aktor dapat diibaratkan sebagai substansi penggerak mendasar yang dibutuhkan dalam hubungan internasional.             Menurut Conway Henderson (1998), aktor merupakan kunci utama dalam interaksi hubungan internasional. Aktor utama yang ditekankan Henderson adalah negara. Henderson mendefinisikan negara sebagai aktor yang memiliki kedaulatan dan pusat pemerintahan yang berfungsi sebagai pengatur penduduk, wilayah kedaulatan, dan perwakilan rakyat dalam hubungan internasional. Setiap negara juga memerjuangkan kepentingan negara masing-masing dan saling membutuhkan bantuan dari negara lain, atau bia...

STRATEGI HARGA INTERNASIONAL/GLOBAL

1.     STRATEGI MENETAPKAN HARGA GLOBAL Strategi menetapkan harga yang efektif untuk pasar internasional adalah strategi yang dipengaruhi oleh persaingan dan biaya dalam mengambil keputusan menyangkut harga. Harga kompetitif hanya dapat ditentukan dengan meninjau tingkat harga produk pesaing dan produk pengganti di pasar sasaran. Seperti yang akan kita diskusikan kali ini. Salah satu cara terbaik untuk memperoleh informasi ini adalah mengunjungi pasar itu sendiri. Setelah tingkat harga ini ditetapkan harga dasar dapat ditentukan. Empat langkah yang menentukan harga dasar adalah : menetapkan elastisitas harga dari permintaan. Permintaan yang tidak fleksibel memungkinkan harga yang lebih tinggi. buat perkiraan biaya tetap dan biaya variabel dari proses manufaktur dengasn volume penjualan yang diproyeksikan. Biaya adaptasi produk harus diperhtiungkan. tetapkan semua biaya yang berhubungan dengan program pemasaran. pilih harga y...

Manajemen Distribusi Internasional

Menurut Warren J Keegen (2003) saluran pemasaran atau saluran distribusi (marketing channels) adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang sampai ke tangan konsumen atau pemakai industri. Menurut Kottler , saluran pemasaran adalah sekelompok perusahaan atau perseorangan yang memiliki hak pemilik atas produk atau membantu memindahkan hak pemilikan produk ketka akan dipindahkan dari produsen ke konsumen. Saluran pemasaran antara satu dengan bagian lainya merupakan merupakan satu kesatuan yang saling bergantung sehingga membentuk sistem saluran pemasaran ( marketing channel system ). Saluran pemasaran mempunyai andil dalam menyampaikan barang ke konsumen yaitu sebagai agen, bagaimana  perantara pemasaran bernegosiasi atas barang milik produsen dengan konsumen. Bagaimana perantara terlibat dalam proses untuk membuat produk atau jasa yang siap untuk dikonsumsi oleh konsumen.

LINGKUNGAN DOMESTIK, ASING DAN INTERNASIONAL

Bisnis internasional diartikan sebagai aktifitas berupa transaksi bisnis diantara dua negara atau lebih yang melibatkan pihak-pihak individu, perusahaan, kelompok perusahaan, atau agen-agen internasional. Aktifitas yang dimaksudkan disini tidak hanya perdagangan internasional dan pemanufakturan di luar negeri, tetapi juga industri jasa yang berkembang di bidang-bidang seperti transportasi, pariwisata, perbankan, periklanan, konstruksi, perdagangan, dan komunikasi massa. Berbicara mengenai lingkungan bisnis internasional, dapat diklasifikasikan sebagai berikut: Lingkungan Eksternal adalah kekuatan lingkungan luar yang tidak dikontrol manajemen walaupun dapat dipengaruhinya. Lingkungan internal adalah kekuatan lingkungan dalam perusahaan yang diatur manajemen untuk beradaptasi dengan perubahan-perubahan dalam kekuatan yang tidak dapat dikontrol, seperti faktor-faktor produksi dan aktivitas organisasi.

KEKUATAN-KEKUATAN GLOBALISASI

Ada lima jenis pendorong berdasarkan perubahan yang membawa perusahaan- perusahaan internasional kepada globalisasi operasi mereka: Politis. Ada kecendrungan terhadap penyatuan dan sosialisasi komunitas global. Kesepakatan-kesepakatan perdagangan-perdagangan preferensial seperti North American Free Trade Agreement (NAFTA) dan Uni Eropa, yang mengelompokkan beberapa negara menjadi sebuah pasar tunggal, telah menyajikan kepada perusahaan-perusahaan peluang-peluang pemasaran yang sangat berarti Teknologi. Kemajuan-kemajuan dalam teknologi komputer dan komunikasi memungkinkan aliran gagasan dan informasi yang meningkat melewati batas-batas negara, dan memungkinkan para pelanggan mempelajari barang-barang luar negeri. Pasar. Mengetahui pasar dalam negeri telah jenuh membuat perusahaan-perusahaan mulai merambah pasar-pasar di luar negeri terutama ketika para pemasar menyadari ada suatu kesamaan selera dan gaya hidup pelanggan yang diakibatkan oleh meningkatnya perjalanan wisatawan, TV ...

SEJARAH BISNIS INTERNASIONAL

A. Sejarah Bisnis Internasional Sebelum masehi pedagang Venezia dan Yunani mengirim wakil-wakil ke luar negeri untuk menjual barang-barang mereka. Tahun 1600 British East India Company, sebuah perusahaan dagang yang baru dibentuk, mendirikan cabang-cabang di luar negeri di seluruh Asia. Pada saat yang sama sejumlah perusahaan Belanda yang di bentuk pada tahun 1590 membuka rute-rute perjalanan ke timur bergabung untuk membentuk Dutch East India Company dan juga membuka kantor-kantor cabang di Asia. Para pedagang colonial Amerika mulai beroperasi dengan model yang sama pada tahun 1700an. Perusahaan Amerika pertama yang berhasil memasuki produksi luar negeri adalah pabrik yang didirikan di Skotlandia oleh Singer Sewling Machine pada tahun 1868. Pada tahun 1880, Singer telah menjadi organisasi dunia dengan organisasi penjualan luar negeri yang luar biasa dan beberapa pabrik pemanufakturan di luar negeri. Perusahaan-perusahaan lainnya segera menyusul, dan pada tahun 1914 paling sedik...

PERDAGANGAN DAN INVESTASI DALAM BISNIS INTERNASIONAL

Setelah membaca bab ini, anda diharapkan mampu :  Memahami daya tarik perdagangan internasional dan bagaimana pertumbuhannya. Mengidentifikasi arah perdagangan, atau siapa berdagang dengan siapa. Menjelaskan ukuran, pertumbuhan dan arah investasi langsung luar negeri Amerika Serikat. Mengidentifikasi siapa yang melakukan investasi dan berapa yang diinvestasikan di USA Memahami alasan-alasan untuk memasuki pasar di luar negeri. Mengetahui cara-cara memasuki pasar internasional. Mengerti bahwa globalisasi perusahaan internasional terjadi atas sekurang-kurangnya tujuh dimensi dan suatu perusahaan dapay bersifat setengah global dalam beberapa dimensi dan sepenuhnya global dalam dimensi-dimensi lainnya. Mendiskusikan macam-macam saluran yang tersedia bagi perusahaan-perusahaan yang mengekspor secara tidak langsung maupun langsung yang melakukan manufaktur di luar negeri. Menjelaskan arah kecenderungan structural dalam perdagangan besar dan eceran.

TEORI PORTER

Teori Porter tentang daya saing nasional berangkat dari keyakinannya bahwa teori ekonomi klasik yang menjelaskan tentang keunggulan komparative tidak mencukupi, atau bahkan tidak tepat. Menurut Porter, suatu negara memperoleh keunggulan daya saing / competitive advantage (CA) jika perusahaan (yang ada di negara tersebut) kompetitif. Daya saing suatu negara ditentukan oleh kemampuan industri melakukan inovasi dan meningkatkan kemampuannya. Perusahaan memperoleh (CA) karena tekanan dan tantangan. Perusahaan menerima manfaat dari adanya persaingan di pasar domestik, supplier domestik yang agresif, serta pasar lokal yang memiliki permintaan tinggi. Perbedaaan dalam nilai-nilai nasional, budaya, struktur ekonomi, institusi, dan sejarah semuanya memberi kontribusi pada keberhasilan dalam persaingan. Perusahaan menjadi kompetitif melalui inovasi yang dapat meliputi peningkatan teknis proses produksi atau kualitas produk. Selanjutnya Porter mengajukan Diamond Model (DM) yang terdiri dari emp...

Kerjasama Perdagangan Regional

Pada halaman depan artikelnya, Rahmat Dwisaputra mengatakan bahwa kerjasama perdagangan regional adalah perjanjian dari dua atau lebih negara yang bertujuan untuk mengurangi hambatan dalam perdagangan atas dasar resiprokal dan atau preferensi (Dwisaputra : 167 dalam Arifin). Namun di halaman selanjutnya dia menjelaskan bahwa kerjasama perdagangan regional dapat diartikan menjadi dua konsep utama yakni regional cooperation (kerjasama regional) dan regional integration (penyatuan regional). Yang pertama dapat dipahami sebagai kebijakan bersama yang diambil oleh sekelompok negara –yang biasanya terletak dalam satu kawasan- untuk mencapai tingkat kemakmuran yang lebih besar daripada upaya yang dilakukan masing-masing negara secara independen.

Jenis-jenis Bisnis Internasional

Ada peribahasa mengatakan ‘banyak jalan menuju Roma’ setidaknya hal itu sangat berlaku bagi kalangan bisnis baik nasional maupun internasional yang meyakini bahwa ‘banyak pula jalan menuju keuntungan’. Berbisnis di dunia internasional, apalagi di era globalisasi ini sangat mungkin dilakukan oleh setiap orang dengan banyak cara dan model karena dengan adanya globalisasi dan kemajuan terknologi, hubungan dan mobilisasi antarmanusia yang tinggal di kutub yang berlainan dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Pada intinya jarak dan waktu di era globalisasi ini tidak lagi menjadi masalah. Contoh dari bisnis internasional yang sukses memasuki pasar dunia-Indonesia khususnya- adalah handphone Blackberry.

BAB VIII KEKUATAN FISIK DAN LINGKUNGAN

Lihat ke sebuah peta dunia seluas mungkin. Pada pandangan pertama,peta itu tampak seperti tumpukan garis garis,warna,dan nama-nama asing. Teruslah melihat dan mempelajarinya sehingga dengan menyebutkan suatu kota,negara atau sungai memungkinkan anda untuk bisa ditemukan dengan sefera di peta itu. Mereka yang menaruh perhatian terhadap pemasaran luar negeri harus sebagai dasar mengetahui geografi ekspor seperti mengetahui jalan-jalan di sekitar rumah mereka” ( Henry deschampneufs,selling overseas) Mengapa Swiss membuat Jam Untuk memahami mengapa demikian pertimbangkanlah hal-hal berikut ini:  Sebagian besar daerah datar Swiss dekat dengan dataran rendah yang berpenduduk padat di Eropa  Barat Transportasi melalui pergunungan untuk memasarkan barang-barang ini   relative mahal dan  Swiss secara praktis tidak memiliki sumber_sumber mineral. Salah satu cara untuk mengatasi kekurangan sumber_sumber bahan baku lokal dan biaya transportasi yang tinggi adalah d...

BAB VI KEKUATAN KEUANGAN DAN PENGARUHNYA DALAM BISNIS INTERNASIONAL

Sebuah Big Mac Mampu Menghadapi fluktuasi Kurs Valuta Asing McDonald's (Jepang) mengimpor banyak barang yang digunakan di restorannya di Jepang, termasuk bahan kentang goreng, kertas tissue, serta beberapa bahan -yang digunakan untuk membuat hamburger BigMac yang terkenal, seperti daging burger dan rot burger bertabur biji wijen. Oleh karena itu, di awal tahun 1997, ketika nilai yen mencapai titik terendah dalam 44 bulan terakhir terhadap dolar AS, dad 80 ¥ per 1 USD menjadi 122 ¥, diperkirakan bahwa biaya dalam yen untuk impor akan membengkak, sehingga memaksa. McDonald's menaikkan harga Big Mac ke pelanggannya.

BAB XI KEKUATAN HUKUM DALAM BISNIS INTERNASIONAL

Daftar Materi Pembahasan : 1.   Perpajakan 2. Retriksi Perdaganagan 3. Aneka Macam Hukum

KECEPATAN PERUBAHAN BISNIS INTERNASIONAL

Apa yang dimaksud dengan Bisnis Internasional?

MATERI KULIAH BISNIS INTERNASIONAL

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) MATA KULIAH BISNIS INTERNASIONAL BAB. I. KECEPATAN PERUBAHAN BISNIS INTERNASIONAL               A. SEJARAH BISNIS INTERNASIONAL                    - KEKUATAN-KEKUATAN GLOBALISASI               B. KEKUATAN-KEKUATAN DI DALAM LINGKUNGAN                    - LINGKUNGAN DOMESTIK                    - LINGKUNGAN LUAR NEGERI                    - LINGKUNGAN INTERNASIONAL BAB. II. PERDAGANGAN DAN INVESTASI DALAM BISNIS INTERNASIONAL       ...

BAB X KEKUATAN POLITIK DALAM BISNIS INTERNASIONAL

Sejarah Bisnis Internasional Sebelum masehi pedagang Venezia dan Yunani mengirim wakil-wakil ke luar negeri untuk menjual barang-barang mereka. Tahun 1600 British East India Company, sebuah perusahaan dagang yang baru dibentuk, mendirikan cabang-cabang di luar negeri di seluruh Asia. Pada saat yang sama sejumlah perusahaan Belanda yang di bentuk pada tahun 1590 membuka rute-rute perjalanan ke timur bergabung untuk membentuk Dutch East India Company dan juga membuka kantor-kantor cabang di Asia. Para pedagang colonial Amerika mulai beroprasi dengan model yang sama pada tahun 1700an. Contoh-contoh investasi langsung luar negeri Amerika yang mula-mula adalah perkebunan-perkebunan Inggris yang dibentuk oleh Colt Fire Arms and Ford yang didirikan sebelum perang saudara. Namun kedua operasi itu gagal hanya setelah beberapa tahun kemudian. Perusahaan Amerika pertama yang berhasil memasuki produksi luar negeri adalah pabrik yang didirikan di Skotlandia oleh Singer Sewling Machine pad...

BAB VI SISTEM MONETER INTERNASIONAL

A. Sejarah sistem moneter internasional Penentuan awal dimulainya sistem moneter internasional memang terdapat perbedaan diantara para penulis. Gost, Gulde da Wolf (2002) mengelompokkan sejarah sistem moneter internasional atas enam periode yaitu: Periode standar emas (Gold Standard) Periode dismal (Dismal Period) Periode standar tukar emas (Gold Exchange Standard) Periode nasionalisme moneter (Monetary Nasionalism) Periode sistem Bretton Woods (Bretton Woods Sistem) Periode Setelah Bretton Woods (Post-Bretton Woods Period) Namun penulis lain (Copeland, 1989) mengelompokkan berbagai periode sistem moneter internasional dalam empat periode, yaitu: Periode standar emas (Gold Standar) Periode sistem Bretton Woods (Bretton Woods sistem) Periode setelah Bretton Woods (Post-Bretton Woods Period) Berikut ini akan dipaparkan periodesasi sistem moneter internasional menurut Copeland. Pendapat Copeland dipilih karena lebi...